BRMP Sumbar Dampingi Ditjen Perkebunan dan Irjen Kawal Perbenihan Kelapa Dalam
Padang Pariaman, Juni 2026 — Meski bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Kepala BRMP Sumatera Barat didampingi Kapoksi Pendampingan Modernisasi Pertanian tetap melaksanakan tugas pendampingan lapangan bersama Direktorat Jenderal Perkebunan dan Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian dalam pengawalan perbenihan kelapa dalam di Kabupaten Padang Pariaman Senin (1/6/2026). Kegiatan tersebut dilakukan usai pelaksanaan upacara Hari Kesaktian Pancasila sebagai bentuk komitmen seluruh pihak dalam mendukung percepatan program pengembangan komoditas perkebunan strategis nasional, khususnya kelapa dalam yang menjadi salah satu komoditas unggulan masyarakat Sumatera Barat. Tim meninjau langsung nursery yang berlokasi di Aua Malintang dan Sikucua untuk melihat sistem perbenihan serta proses pengembangan benih yang nantinya akan menjadi pusat penyediaan benih unggul kelapa dalam bagi petani di wilayah Sumatera Barat.
Kepala BRMP Sumbar, Salwati menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari sinergi lintas sektor untuk memastikan program berjalan sesuai target dan memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan. “Walaupun hari libur nasional, kami tetap turun ke lapangan untuk memastikan program strategis ini berjalan optimal. Nursery kelapa dalam ini diharapkan mampu menyediakan benih berkualitas sehingga meningkatkan produktivitas perkebunan kelapa masyarakat,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, tim juga melakukan evaluasi terhadap kesiapan sarana pendukung, pengelolaan benih, serta koordinasi teknis dengan pihak daerah dan kelompok tani penerima manfaat. Program pengembangan kelapa dalam ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan sektor perkebunan sekaligus mendukung peningkatan ekonomi masyarakat berbasis komoditas unggulan daerah.
Melalui pengawalan langsung dari Ditjen Perkebunan, Irjen Kementerian Pertanian, dan BRMP Sumbar, diharapkan penyediaan benih kelapa unggul bagi petani dapat berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan perkebunan kelapa di Sumatera Barat.